
selanjutnya akan dipanggil browser dan memunculkan menu login :

isikan user SYSTEM dan password yang anda masukkan ketika proses instalasi database. Kemudian pilih icon SQL.
Lalu jalankan langkah-langkah dibawah ini. Setiap langkah harus dieksekusi dengan menekan tombol “RUN”.
Langkah ke-1 :
| CREATE TABLESPACE “TEST” LOGGING DATAFILE ‘C:\ORACLEXE\ORADATA\XE\TEST.DBF’ SIZE 50M; |
Langkah ke-1 bertujuan untuk membuat sebuah tablespace dengan nama “TEST”. Tablespaceadalah tempat penyimpanan data secara fisik, yaitu berbentuk file-file. Seluruh data yang disimpan ke dalam tabel-tabel yang kita buat akan disimpan di dalam file tablespace ini, sesuai dengan yang telah kita tentukan pada langkah ke-2 berikut.
Langkah ke-2 :
| CREATE USER “TEST” PROFILE “DEFAULT” IDENTIFIED BY “test” DEFAULT TABLESPACE “TEST” TEMPORARY TABLESPACE “TEMP” ACCOUNT UNLOCK; |
Langkah ke-2 bertujuan untuk membuat USER. Syntax di atas digunakan untuk membuat useryang bernama “TEST” dengan password “test”. User tersebut akan menggunakan tablespace“TEST” sesuai dengan tablespace yang telah kita buat pada langkah ke-1.
Langkah ke-3 :
| GRANT “CONNECT” TO “TEST”; |
Langkah ke-4 :
| GRANT “DBA” TO “TEST”; |
Langkah ke-3 dan 4 adalah memberikan hak akses pada user yang telah dibuat pada langkah ke-2.
NB :
- Hirarki pada oracle yang berkaitan dengan database – tablespace – user. Setiap server sebaiknya hanya memiliki satu database dengan tablespace dan user yang berbilang. Adapun hubungan antara tablespace dan user adalah satu tablespace dapat digunakan beberapa user dan satu tablespace secara fisik dapat diwakili oleh beberapa file-file.
- User biasa disebut juga SCHEMA.
- Setiap user dapat diberikan hak akses yang berbeda-beda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar